Setelah Nabi Muhammad saw wafat,umat islam kemudian memilih seorang pemimpin atau khalifah sebagai pengganti nabi untuk memimpin umat islam. Para khalifah pengganti nabi Muhammad saw tersebut dikenal dengan sebutan Khulafaur Rasyidin. Khulafaur Rasyidin terdiri dari Abu Bakar As-siddiq, Umar bin Khattab, Usman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib. Abu Bakar As Siddiq lahir pada tahun 568 M atau 55 tahun sebelum hijrah. Dia merupakan khalifah pertama dari Al-Khulafa'ur Rasyidin, sahabat Nabi Muhammad SAW yang terdekat dan termasuk di antara orang-orang yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun). Nama lengkapnya adalah Abdullah bin Abi Kuhafah at-Tamini. Abu Bakar Ash-Siddiq (nama lengkapnya Abu Bakar Abdullah bin Abi Quhafah bin Ustman bin Amr bin Masud Taim bin Murrah bin ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib bin Fihr At-Taiman Al-Quraisy). Dilahirkan pada tahun 573 M. Ayahnya bernama Ustman (Abu Kuhafah) bin Amir bin Ka’ab bin Saad bin Laym bin Mun’ah bin Ka’ab bin Lu’ay, yang mana berasal Pada masa Khalifah Abu Bakar As-Siddiq dan Umar bin Khattab, Abu Hurairah pernah ditugaskan ke Bahrain pada tahun 21-23 H. Selanjutnya, setiba pulang abu hurairah membawa banyak uang. Lalu, umar menyerahkan uang itu ke Baitul Maal serta memberi upah kepada abu hurairah selama bertugas ke Bahrain. Bahkan selepas kewafatan Abu Bakar as-Siddiq, Umar al-Khattablah yang menjadi khalifah kedua umat Islam dan menggunakan gelaran ‘Amirul mukminin’ untuk pertama kalinya. Umar al-Khattab Memeluk Islam. Ketika Nabi Muhammad SAW, mula menyebarkan Islam di Mekah, Umar al-Khattab merupakan orang yang paling kuat menentang. Abu Bakar ash-Shiddiq (573 – 634 M, menjadi Khalifah 632 – 634 M) lahir dengan nama Abdus Syams, “Abu Bakar” adalah sebutan yang diberikan kepada masyarakat muslim kepadanya. Nama aslinya adalah 'Abdullah bin Abi Quhafah'. Ia mendapat gelar 'as-Shiddiq' setelah masuk Islam. Nama di hadapan umat Islam adalah “Abdul Ka'bah”. Umar bin Khattab menjadi khalifah selama sepuluh tahun, yakni pada tahu 634-644 M. Dalam masa khalifah Umar bin Khattab, kondisi politik islam dalam keadaan stabil, usaha perluasan wilayah Islam memperoleh hasil gemilang. Pada saat itu, perluasan penyiaran Islam ke Persia dimulai oleh Khalid bin Walid pada masa khalifah Abu Bakar, kemudian s0xLr.

biografi abu bakar as siddiq lengkap